bali sewa mobil di Surga Bali Tour & Sewa Mobil, melayani liburan di Bali, sewa mobil harga murah layanan profesional, tersedia mobil sewa dari jenis standard seperti Karimun, Estilo, Suzuki Splash, Suzuki APV, Toyota New Avanza, Toyota All New Innova, Toyota All New Camry, Toyota Alphard, Toyota Fortuner, Microbus Isuzu ELF baru, Bus dan voucher wisata Ayung Rafting, Telaga Waja Rafting, water sport di Tanjung Benoa, Seawalker, Oceanwalker, Odyssey Submarine, Bounty Cruise, Quicksilver Cruise voucher harga murah, sewa rumah harian untuk liburan di Bali.

Bali Paket Tour

Tidak cukup untuk mengenal, tahu dan akhirnya jatuh cinta dengan Pulau Bali berikut budaya, tradisi dan keramah tamahan penduduknya hanya tinggal di dalam hotel saja. Kami menawarkan porgram tour di Bali, yang memberikan dan menunjukkan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali secara real, langsung berinteraksi dengan masyarakat apa aktivitasnya sehari-hari mereka. Silahkan pilih program kami sesuai budget Anda

Bali 2 hari / 1 malam
Bali 3 hari / 2 malam
Bali 4 hari / 3 malam
Bali 5 hari / 4 malam
Bali my choice

Untuk mendapatkan harga SPECIAL GROUP
silahkan hubungi kami

 

bali rafting ayung telaga waja

Wisata Bali Water Sport Murah

Silahkan simak informasi seputar Pulau Bali dalam beberapa artikel, Anda akan mengenal Bali lebih dekat, akan jatuh cinta sama Pulau Bali dan akhirnya mari kita sama-sama menjaga Bali biar tetap aman damai dan tetap menjadi pilihan sebagai tempat untuk berlibur. Tentunya mengharapkan kunjungan liburan Anda ke Bali, pulau yang kami cintai.

Bali Artikel

Bahasa Bali
Bali wedding
Tour galeri
Tips perjalanan

bali rent car

Site Map

Jasa Jemputan Airport Klik Di Sini
Promo Bali Sewa Mobil Murahi Bulan Ini
bali sewa mobil All New Toyota Innova keluaran April 2013 harga sewa hanya Rp.600.000 / hari durasi 10 jam sudah termasuk BBM. Mau sewa mobil baru ???
bali sewa mobil murah

Rp.300.000 / hari Sewa Mobil (Suzuki APV / Avanza New) + Sopir tampa BBM durasi 10 jam per hari. Harga sudah termasuk BBM hanya Rp.400.000 per hari durasi 10 jam.

bali rent car isuzu elf micro bus Sewa Isuzu ELF microbus murah Bali hanya Rp.600.000 per 10 jam. Mobil Isuzu ELF baru Kapasitas penumpang max 12 orang. Harga sewa mobil sudah termasuk BBM dan sopir pariwisata.
sewa mobil suzuki splash bali Rp.290.000 Sewa mobil baru Suzuki Splash + Sopir tampa BBM durasi 10 jam per hari.
bali sewa mobil murah Rp.280.000 Sewa mobil Karimun Estilo + sopir tampa BBM durasi 10 jam per hari
bali rent car murah Rp.270.000 sewa mobil Suzuki Karimun + Driver tampa BBM durasi 10 jam per hari

Harga promo sewa mobil ini memang jujur dan murah, dikemudikan oleh pengemudi pariwisata/guide.
Hubungi Hotline : Tsel: 0852 3703 1956, M3: 08573 8573 210 WA: 08573 8573 210

rumah penginapan bali liburan

Paket Sewa Mobil Murah Bali click di sini

Sejarah Bali

Berakhirnya zaman Prasejarah

monumen perjuangan rakyat bali bajra sandhiBerakhirnya zaman prasejarah di Indonesia ditandai dengan datangnya bangsa dan pengaruh Hindu. Pada abad-abad pertama Masehi sampai dengan lebih kurang tahun 1500, yakni dengan lenyapnya kerajaan Majapahit merupakan masa-masa pengaruh Hindu. Dengan adanya pengaruh-pengaruh dari India itu berakhirlah zaman prasejarah Indonesia karena didapatkannya keterangan tertulis yang memasukkan bangsa Indonesia ke dalam zaman sejarah. Berdasarkan keterangan-keterangan yang ditemukan pada prasasti abad ke-8 Masehi dapatlah dikatakan bahwa periode sejarah Bali Kuno meliputi kurun waktu antara abad ke-8 Masehi sampai dengan abad ke-14 Masehi dengan datangnya ekspedisi Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit yang dapat mengalahkan Bali. Nama Balidwipa tidaklah merupakan nama baru, namun telah ada sejak zaman dahulu. Hal ini dapat diketahui dari beberapa prasasti, di antaranya dari prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 913 Masehi yang menyebutkan kata "Walidwipa". Demikian pula dari prasasti-prasasti Raja Jayapangus, seperti prasasti Buwahan D dan prasasti Cempaga A yang berangka tahun 1181 Masehi.
Di antara raja-raja Bali, yang banyak meninggalkan keterangan tertulis yang juga menyinggung gambaran tentang susunan pemerintahan pada masa itu adalah Udayana, Jayapangus , Jayasakti, dan Anak Wungsu.

Dalam mengendalikan pemerintahan, raja dibantu oleh suatu Badan Penasihat Pusat. Dalam prasasti tertua 882 Masehi–-914 Masehi badan ini disebut dengan istilah "panglapuan". Sejak zaman Udayana, Badan Penasihat Pusat disebut dengan istilah "pakiran-kiran i jro makabaihan". Badan ini beranggotakan beberapa orang senapati dan pendeta Siwa dan Budha.

Seni, Agama, dan Kepercayaan.
Di dalam prasasti-prasasti sebelum Raja Anak Wungsu disebut-sebut beberapa jenis seni yang ada pada waktu itu. Akan tetapi, baru pada zaman Raja Anak Wungsu, kita dapat membedakan jenis seni menjadi dua kelompok yang besar, yaitu seni keraton dan seni rakyat. Tentu saja istilah seni keraton ini tidak berarti bahwa seni itu tertutup sama sekali bagi rakyat. Kadang-kadang seni ini dipertunjukkan kepada masyarakat di desa-desa atau dengan kata lain seni keraton ini bukanlah monopoli raja-raja.

Dalam bidang agama, pengaruh zaman prasejarah, terutama dari zaman megalitikum masih terasa kuat. Kepercayaan pada zaman itu dititikberatkan kepada pemujaan roh nenek moyang yang disimboliskan dalam wujud bangunan pemujaan yang disebut teras piramid atau bangunan berundak-undak. Kadang-kadang di atas bangunan ditempatkan menhir, yaitu tiang batu monolit sebagai simbol roh nenek moyang mereka. Pada zaman Hindu hal ini terlihat pada bangunan pura yang mirip dengan pundan berundak-undak. Kepercayaan pada dewa-dewa gunung, laut, dan lainnya yang berasal dari zaman sebelum masuknya Hindu tetap tercermin dalam kehidupan masyarakat pada zaman setelah masuknya agama Hindu. Pada masa permulaan hingga masa pemerintahan Raja Sri Wijaya Mahadewi tidak diketahui dengan pasti agama yang dianut pada masa itu. Hanya dapat diketahui dari nama-nama biksu yang memakai unsur nama Siwa, sebagai contoh biksu Piwakangsita Siwa, biksu Siwanirmala, dan biksu Siwaprajna. Berdasarkan hal ini, kemungkinan agama yang berkembang pada saat itu adalah agama Siwa. Baru pada masa pemerintahan Raja Udayana dan permaisurinya, ada dua aliran agama besar yang dipeluk oleh penduduk, yaitu agama Siwa dan agama Budha. Keterangan ini diperoleh dari prasasti-prasastinya yang menyebutkan adanya mpungku Sewasogata (Siwa-Budha) sebagai pembantu raja.

Masa 1343 - 1846

Masa ini dimulai dengan kedatangan ekspedisi Gajah Mada pada tahun 1343. Secara detail masa ini dapat diuraikan sebagai berikut:

Kedatangan Ekspedisi Gajah Mada. Ekspedisi Gajah Mada ke Bali dilakukan pada saat Bali diperintah oleh kerajaan Bedahulu dengan Raja Astasura Ratna Bumi Banten dan Patih Kebo Iwo. Dengan terlebih dahulu membunuh Kebo Iwa, Gajah Mada memimpin ekspedisi bersama Panglima Arya Damar dengan dibantu oleh beberapa orang Arya. Penyerangan ini mengakibatkan terjadinya pertempuran antara pasukan Gajah Mada dengan kerajaan Bedahulu. Pertempuran ini mengakibatkan raja Bedahulu dan putranya wafat. Setelah Pasunggrigis menyerah terjadi kekosongan pemerintahan di Bali. Untuk itu, Majapahit menunjuk Sri Kresna Kepakisan untuk memimpin pemerintahan di Bali dengan pertimbangan bahwa Sri Kresna Kepakisan memiliki hubungan darah dengan penduduk Bali Aga.

Zaman Kerajaan Gelgel. Karena ketidakcakapan Raden Agra Samprangan menjadi raja, Raden Samprangan digantikan oleh Dalem Ketut Ngulesir. Oleh Dalem Ketut Ngulesir, pusat pemerintahan dipindahkan ke Gelgel. Pada saat inilah dimulai zaman Gelgel dan Raja Dalem Ketut Ngulesir merupakan raja pertama. Raja yang kedua adalah Dalem Watu Renggong (1460--1550). Dalem Watu Renggong menaiki singgasana dengan warisan kerajaan yang stabil sehingga beliau dapat mengembangkan kecakapan dan kewibawaannya untuk memakmurkan kerajaan Gelgel. Di bawah pemerintahan Watu Renggong, Bali (Gelgel) mencapai puncak kejayaannya. Setelah Dalem Watu Renggong wafat beliau digantikan oleh Dalem Bekung (1550--1580), sedangkan raja terakhir dari zaman Gelgel adalah Dalem Di Made (1605--1686).

Zaman Kerajaan Klungkung.
Kerajaan Klungkung sebenarnya merupakan kelanjutan dari Dinasti Gelgel. Pemberontakan I Gusti Agung Maruti ternyata telah mengakhiri periode Gelgel. Hal itu terjadi karena setelah putra Dalem Di Made dewasa dan dapat mengalahkan I Gusti Agung Maruti, istana Gelgel tidak dipulihkan kembali. Gusti Agung Jambe sebagai putra yang berhak atas takhta kerajaan, ternyata tidak mau bertakhta di Gelgel, tetapi memilih tempat baru sebagai pusat pemerintahan, yaitu bekas tempat persembunyiannya, yaitu Semarapura. Dengan demikian, Dewa Agung Jambe (1710--1775) merupakan raja pertama zaman Klungkung. Raja kedua adalah Dewa Agung Di Made I, sedangkan raja Klungkung yang terakhir adalah Dewa Agung Di Made II. Pada zaman Klungkung ini wilayah kerajaan terbelah menjadi kerajaan-kerajaan kecil. Kerajaan-kerajaan kecil ini selanjutnya menjadi Swapraja (berjumlah delapan buah) yang pada zaman kemerdekaan dikenal sebagai kabupaten.

"Terbentuknya Puri Sebagai Pusat Kekuasaan" klik di sini

Masa 1846 - 1949

1. Perlawanan Terhadap Orang-Orang Belanda

Masa ini merupakan masa perlawanan terhadap kedatangan bangsa Belanda di Bali. Perlawanan-perlawanan ini ditandai dengan meletusnya berbagai perang di wilayah Bali. Perlawanan-perlawanan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Perang Buleleng (1846)
2. Perang Jagaraga (1848--1849)
3. Perang Kusamba (1849)
4. Perang Banjar (1868)
5. Puputan Badung (1906)
6. Puputan Klungkung (1908)
Dengan kemenangan Belanda dalam seluruh perang dan jatuhnya kerajaan Klungkung ke tangan Belanda, berarti secara keseluruhan Bali telah jatuh ke tangan Belanda.

2. Zaman Penjajahan Belanda

Sejak kerajaan Buleleng jatuh ke tangan Belanda mulailah pemerintah Belanda ikut campur mengurus soal pemerintahan di Bali. Hal ini dilaksanakan dengan mengubah nama raja sebagai penguasa daerah dengan nama regent untuk daerah Buleleng dan Jembrana serta menempatkan P.L. Van Bloemen Waanders sebagai controleur yang pertama di Bali.
Struktur pemerintahan di Bali masih berakar pada struktur pemerintahan tradisional, yaitu tetap mengaktifkan kepemimpinan tradisional dalam melaksanakan pemerintahan di daerah-daerah. Untuk di daerah Bali, kedudukan raja merupakan pemegang kekuasaan tertinggi, yang pada waktu pemerintahan kolonial didampingi oleh seorang controleur. Di dalam bidang pertanggungjawaban, raja langsung bertanggung jawab kepada Residen Bali dan Lombok yang berkedudukan di Singaraja, sedangkan untuk Bali Selatan, raja-rajanya betanggung jawab kepada Asisten Residen yang berkedudukan di Denpasar.
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga administrasi, pemerintah Belanda telah membuka sebuah sekolah rendah yang pertama di Bali, yakni di Singaraja (1875) yang dikenal dengan nama Tweede Klasse School. Pada tahun 1913 dibuka sebuah sekolah dengan nama Erste Inlandsche School dan kemudian disusul dengan sebuah sekolah Belanda dengan nama Hollands Inlandshe School (HIS) yang muridnya kebanyakan berasal dari anak-anak bangsawan dan golongan kaya.

3. Lahirnya Organisasi Pergerakan

Akibat pengaruh pendidikan yang didapat, para pemuda pelajar dan beberapa orang yang telah mendapatkan pekerjaan di kota Singaraja berinisiatif untuk mendirikan sebuah perkumpulan dengan nama "Suita Gama Tirta" yang bertujuan untuk memajukan masyarakat Bali dalam dunia ilmu pengetahuan melalui ajaran agama. Sayang perkumpulan ini tidak berumur panjang. Kemudian beberapa guru yang masih haus dengan pendidikan agama mendirikan sebuah perkumpulan yang diberi nama "Shanti" pada tahun 1923. Perkumpulan ini memiliki sebuah majalah yang bernama "Shanti Adnyana" yang kemudian berubah menjadi "Bali Adnyana".
Pada tahun 1925 di Singaraja juga didirikan sebuah perkumpulan yang diberi nama "Suryakanta" dan memiliki sebuah majalah yang diberi nama "Suryakanta". Seperti perkumpulan Shanti, Suryakanta menginginkan agar masyarakat Bali mengalami kemajuan dalam bidang pengetahuan dan menghapuskan adat istiadat yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Sementara itu, di Karangasem lahir suatu perhimpunan yang bernama "Satya Samudaya Baudanda Bali Lombok" yang anggotanya terdiri atas pegawai negeri dan masyarakat umum dengan tujuan menyimpan dan mengumpulkan uang untuk kepentingan studie fons.

4. Zaman Pendudukan Jepang

Setelah melalui beberapa pertempuran, tentara Jepang mendarat di Pantai Sanur pada 18 dan 19 Februari 1942. Dari arah Sanur ini tentara Jepang memasuki kota Denpasar dengan tidak mengalami perlawanan apa-apa. Kemudian, dari Denpasar inilah Jepang menguasai seluruh Bali. Mula-mula yang meletakkan dasar kekuasaan Jepang di Bali adalah pasukan Angkatan Darat Jepang (Rikugun). Kemudian, ketika suasana sudah stabil penguasaan pemerintahan diserahkan kepada pemerintahan sipil.
Karena selama pendudukan Jepang suasana berada dalam keadaan perang, seluruh kegiatan diarahkan pada kebutuhan perang. Para pemuda dididik untuk menjadi tentara Pembela Tanah Air (PETA). Untuk daerah Bali, PETA dibentuk pada Januari 1944 yang program dan syarat-syarat pendidikannya disesuaikan dengan PETA di Jawa.

Daftar Sewa Mobil
Surga Bali Rent Car

suzuki karimun estilo bali sewa mobil
Karimun Estilo
sewa self drive Rp.225.000/24 jam
----------------------------

suzuki karimun
Suzuki Karimun
sewa self drive Rp.220.000/24 jam
---------------------------

sewa mobil bali
Suzuki Splash
sewa mobil setir sendiri Rp.250.000/24 jam

honda jazz bali rent car
Honda Jazz Autamatic A/T
sewa mobil self drive
Rp.400.000/24 jam

---------------------------

rent car toyota fortuner bali

Toyota Fortuner 2011
sewa mobil + sopir + BBM
Rp.1.100.000 /10 jam

----------------------------

suzuki apv
Suzuki APV
sewa self drive Rp.230.000/24 jam
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.450.000/10 jam

---------------------------

toyota avanza
Toyota Avanza
sewa self drive Rp.220.000/24 jam
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.450.000/10 jam

--------------------------

toyota kijang
Toyota Kijang LGX
sewa self drive Rp.250.000/24 jam
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.500.000/10 jam

---------------------------

toyota innova bali
Toyota All New Innova
sewa self drive Rp.350.000/24 jam
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.600.000/10 jam

----------------------------

toyota alphard
Toyota Alphard
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.1.450.000/10 jam
---------------------------

toyota all new camry
Toyota All New Camry
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.1.450.000/10 jam
-----------------------------

isuzu elf
Isuzu ELF Baru
sewa mobil + bbm + sopir = Rp.650.000/10 jam

-----------------------------

bali sewa mobil toyota hiace

Toyota Hiace
Rp.1.200.000/10 jam

sewa bus murah bali

Harga Special Bus
Hubungi Kami

Form sewa mobil Bali
klik disini

sewa mobil bali

Sewa Mobil Charter Suzuki APV, Toyota Avanza New, Daihatsu Xenia
Type of usage Sewa 12 jam Sewa 10 jam Sewa 8 jam Sewa 6 jam Extra / jam
Rp. 500.000 450.000 400.000 300.000 50.000
Remark : Transfer area : Kuta, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur. Harga sudah termasuk mobil, pengemudi, BBM, tidak termasuk parkir, tiket masuk dan retribusi daerah lainnya.
bali water sport murah
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami via email : infobali@surgabali.biz
 HP: Tsel: 0852 3703 1956 M3: 08573 8573 210 Phone : (0361) 726135     Fax : (62) 361 726135      
Cofyright : Surga Bali Tour
eXTReMe Tracker