Indah sekali membayangkan suatu masyarakat yang tinggal di sudut
sebuah Pulau terindah di Dunia, nun jauh dari keramaian kota,
masyarakatnya hidup dengan tenang disepanjang pantai berpasir
putih dengan kilauan cahaya surya terpantul air laguna yang tenang.
Kawasan obyek
wisata Nusa Dua merupakan salah satu kawasan pariwisata ‘elite’
bertaraf internasional di Bali yang terletak bagian selatan pulau
Bali tepatnya di Kabupaten
Badung. Kawasan pariwisata seluas lebih kurang 350 ha merupakan
kawasan percontohan resort yang menjadi kebanggaan masyarakat
Bali dan Indonesia karena kawasan ini merupakan salah satu kawasan
pariwisata terbaik di dunia.
Jarak
kawasan Nusa Dua dari kota Denpasar
kira-kira 30 km dan dari Bandara Ngurah Rai sekitar 12 km.
Sarana jalan dan transportasi ke kawasan ini tersedia dan tertata
dengan baik.
Nama Nusa Dua sesungguhnya adalah nama dua buah pulau kecil bagian
selatan pulau Bali yang dipisahkan dengan pasir putih. Nusa berarti
pulau dan dua berarti dua. Dari nama inilah kawasan pariwisata
Nusa Dua diambil.
Kawasan ini mulai dibangun tahun 1974, sebagai hasil dari studi
konsultan Perancis, SCETO (Societe Centrale pour l’equpeent
Touristique Outre-Mer) pada tahun 1970 serta studi kelayakan yang
dilaksanakan oleh PCI (Pacific Consultants International) tahun
1971-1973 atas bantuan pendanaan dari World Bank.
Pemerintah menyerahkan pengelolaan kawasan ini kepada PT.(Persero)Pengembangan
Pariwisata Bali atau BTDC (Bali Tourism Development Corporation)
yang didirikan berdasarkan PP RI No.27 tahun 1972, tanggal 12
Nopember 1972. Kawasan ini memiliki fasilitas kepariwisataan yang
paling lengkap di Bali termasuk di Indonesia seperti akomodasi
hotel bintang 5, restaurant, shooping center, fasilitas sport
termasuk lapangan golf.