|
Kabupaten Gianyar terkenal
sebagai daerah dengan seni dan kebudayaan yang tinggi, mempunyai
tempa-tempat, menarik sebagai daerah tujuan wisata, panorama alam
pegunungan, pantai yang indah, sisa-sisa peninggalan/wisata purbakala
dan bermacam-macam produk kerajinan yang dihasilkan oleh tangan-tangan
kreatif dan terampil yang mendorong tourist/investor mengunjungi
Gianyar. Demografis / Mata Pencaharian jumlah penduduk (1999) sebanyak
354,530 orang. Laki-laki 180.760 orang dan perempuan 173.770 orang.
Jumlah angkatan kerja 225.520 orang. Mata pencaharian penduduk dominan
disektor industri kerajinan, pertanian, perdaganagan dan jasa kunstruksi.
Secara astronomis terletak
diantara 80 18’48 dan 80 37’58 Lintang Selatan, 1150
13’29” dan 1150 22’23” Bujur Timur. Luas
daratan 368 Km2 atau 36.800 Ha (6,53% dari luas Pulau Bali) dengan
iklim tropis, dikenal 2 musim, yaitu musim hujan dan kemarau. Temperatur
rata-rata 260 C dengan suhu terendah 230 C dan tertinggi 290 C.
Perkembangan seni lukis dan bercorak
klasik/tradisional dengan tema cerita wayang (Mahabrata, Ramayana
dan Arjuna Wiwaha), yang berhubungan erat dengan sarana upacara
keagamaan seperti pratima, ider-ider, kober, langse, dan lain-lainnya.
Sejalan dipromosikannya daerah Bali pada awal abad ke 20, yang diawali
oleh perusahaan angkutan kapal laut (KPM) pada tahun 1927, seni
lukis dan patung juga mengalami perkembangan.
Tahun 1928 datanglah 2 orang seniman dari Jerman (Walter Spies dan
Rudolf Bonet) kelahiran Amsterdam dan tinggal di Ubud.
Dua orang asing ini memberikan pelajaran melukis dengan teknik modern
dan membuat patung anatomi kepada seniman di Gianyar Tahun 1935
di bentuk organisasi seniman Pita Maha yang merupakan seniman hasil
binaan Walter Spies dan Rudolf Bonet. Pendiri adalah Cokorda Anak
Agung Sukawati. Selanjutnya produk hasil kerajinan di bagi menjadi
Fine Art dan Souvenir/produk dengan gaya Pop Art. Sebagai pusat
perkembangan desain dari perpaduan antara hal di atas dan perkembangan
ilmu pengetahuan/teknologi berkembang desain dari yang klasik/tradisional
sampai kontemporer yang terbuat dari bahan baku kayu, bambu, perak,
daun lontar, tulang dengan berbagai jenis binatang, tumbuh-tumbuhan
dan manusia dengan fungsi sebagai barang hiasan dan perabot rumah
tangga. Sebagai Pusat Produksi dengan adanya tenaga terampil dan
kreatif dalam jumlah cukup dan ditunjang oleh pusat pemasaran, pengusaha/pengerajin
mampu memproduksi berbagai jenis barang dalam jumlah banyak dan
bersaing di pasar lokal/global.
Kerajinan Gianyar : memiliki
ciri khas dan daya tarik tersendiri, desain bervariasi dan klasik
sampai modern/kontenporer, ukuran bervariasi dengan tingkat kwalitas
dari yang sederhana sampai bernilai seni tinggi, harga terjangkau
dan mudah diperoleh.
|